Final Divisi II BANJARMASIN-Barito Putra menjuarai kompetisi Divisi II 2008. Dalam final yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, kemarin, mereka mengalahkan PSCS Cilacap 1-0. Pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain tim tamu pada menit ke-16 di kotak penalti, harus dibayar mahal. Wasit Mukhlis Tajudin menunjuk titik putih.Eksekusi dilakukan Andri Joko, pemain bernomor punggung 22. Tendangan kerasnya gagal diantisipasi kiper Samsul Arifin. Skor 1-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit.Barito yang dulu pernah menghuni Divisi Utama, tahun depan akan berlaga di kompetisi Divisi I. Dengan demikian masih panjang jalan klub itu untuk mengulang masa kejayaannya.Divisi Utama pada era Barito dulu sejajar dengan Superliga sekarang. Untuk bergabung dengan Superliga mereka harus melewati Divisi I dan Divisi Utama terlebih dahulu.(ant-Suara Merdeka)
Sabtu, 01 November 2008
Barito Juara
PSCS Gagal Bendung Barito
Final Divisi II BANJARMASIN-Barito Putra menjuarai kompetisi Divisi II 2008. Dalam final yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, kemarin, mereka mengalahkan PSCS Cilacap 1-0. Pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain tim tamu pada menit ke-16 di kotak penalti, harus dibayar mahal. Wasit Mukhlis Tajudin menunjuk titik putih.Eksekusi dilakukan Andri Joko, pemain bernomor punggung 22. Tendangan kerasnya gagal diantisipasi kiper Samsul Arifin. Skor 1-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit.Barito yang dulu pernah menghuni Divisi Utama, tahun depan akan berlaga di kompetisi Divisi I. Dengan demikian masih panjang jalan klub itu untuk mengulang masa kejayaannya.Divisi Utama pada era Barito dulu sejajar dengan Superliga sekarang. Untuk bergabung dengan Superliga mereka harus melewati Divisi I dan Divisi Utama terlebih dahulu.(ant-Suara Merdeka)
Final Divisi II BANJARMASIN-Barito Putra menjuarai kompetisi Divisi II 2008. Dalam final yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, kemarin, mereka mengalahkan PSCS Cilacap 1-0. Pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain tim tamu pada menit ke-16 di kotak penalti, harus dibayar mahal. Wasit Mukhlis Tajudin menunjuk titik putih.Eksekusi dilakukan Andri Joko, pemain bernomor punggung 22. Tendangan kerasnya gagal diantisipasi kiper Samsul Arifin. Skor 1-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit.Barito yang dulu pernah menghuni Divisi Utama, tahun depan akan berlaga di kompetisi Divisi I. Dengan demikian masih panjang jalan klub itu untuk mengulang masa kejayaannya.Divisi Utama pada era Barito dulu sejajar dengan Superliga sekarang. Untuk bergabung dengan Superliga mereka harus melewati Divisi I dan Divisi Utama terlebih dahulu.(ant-Suara Merdeka)
Selasa, 28 Oktober 2008
PSCS Ke Final
PSCS Tantang Barito
Final di Banjarmasin
Final di Banjarmasin
CILACAP-Ambisi PSCS ke final kompetisi Divisi II PSSI 2008 kesampaian. Prestasi itu dicapai setelah mereka menaklukkan Persikaba Aceh Utara 3-2 dalam pertarungan seru di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, kemarin. Pada partai puncak, tim berjuluk Laskar Nusakambangan itu akan menghadapi kesebelasan yang pernah berlaga di Divisi Utama, Barito Putra. Final akan digelar di Banjarmasin, 31 Oktober mendatang. Gol-gol tuan rumah dicetak Heru Santoso menit ke delapan dan 43 serta Iwan HP menit 49. Aceh Utara membalas lewat kaki Mahdi Sulaiman (42) dan T Anjar Asmara (65). Pertandingan yang dipimpin wasit Dodi Setia P dengan asisten Suherman dan Maksum itu enak ditonton. Permainan berlangsung dalam tempo cepat dan bersih. Kedua kesebelasan saling menyerang. Baru delapan menit permainan berjalan, serangan anak-anak Cilacap menghasilkan gol melalui Heru. Gol itu disambut sorak-sorai sekitar 7.000 suporter.
MenekanSetelah itu, permainan berlangsung imbang. Pesikaba berhasil menyamakan kedudukan, ketika kapten Mahdi merobek gawang Syamsul menit ke-42. Skor imbang itu tak bertahan lama. Semenit kemudian Heru kembali membawa timnya unggul, setelah tembakannya memperdaya kiper Muchtar Ibrahim. Pada awal babak kedua, tim tamu menekan. Namun, keasyikan menyerang membuat pertahanan lengah. Dalam serangan balik lewat sisi kiri, Heru memberi umpan ke kotak penalti yang disambut Iwan HP. Peluang itu menghasilkan gol.Unggul 3-1, stamina para pemain PSCS berkurang. Konsentrasinya pun berkurang. Akibatnya Persikaba berhasil memperkecil kekalahan. Anjar Asmara melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola bersarang di sudut kiri gawang Samsul. Seperti biasa, usai pertandingan Bupati sekaligus Ketua Umum PSCS, H Probo Yulastoro, menyerahkan bonus kemenangan Rp 10 juta. Dia lalu diangkat berramai-ramai oleh pengurus, pemain dan pendukung tim.Ketua Harian Farid Ma’ruf menjelaskan timnya akan berangkat ke Banjarmasin, Rabu lusa. Sebagai juara Pul O, mereka menghadapi juara Pul P Barito Putra. Manajer Persikaba Marzuki Daud mengatakan pertandingan berlangsung fair. (bd-22)
MenekanSetelah itu, permainan berlangsung imbang. Pesikaba berhasil menyamakan kedudukan, ketika kapten Mahdi merobek gawang Syamsul menit ke-42. Skor imbang itu tak bertahan lama. Semenit kemudian Heru kembali membawa timnya unggul, setelah tembakannya memperdaya kiper Muchtar Ibrahim. Pada awal babak kedua, tim tamu menekan. Namun, keasyikan menyerang membuat pertahanan lengah. Dalam serangan balik lewat sisi kiri, Heru memberi umpan ke kotak penalti yang disambut Iwan HP. Peluang itu menghasilkan gol.Unggul 3-1, stamina para pemain PSCS berkurang. Konsentrasinya pun berkurang. Akibatnya Persikaba berhasil memperkecil kekalahan. Anjar Asmara melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola bersarang di sudut kiri gawang Samsul. Seperti biasa, usai pertandingan Bupati sekaligus Ketua Umum PSCS, H Probo Yulastoro, menyerahkan bonus kemenangan Rp 10 juta. Dia lalu diangkat berramai-ramai oleh pengurus, pemain dan pendukung tim.Ketua Harian Farid Ma’ruf menjelaskan timnya akan berangkat ke Banjarmasin, Rabu lusa. Sebagai juara Pul O, mereka menghadapi juara Pul P Barito Putra. Manajer Persikaba Marzuki Daud mengatakan pertandingan berlangsung fair. (bd-22)
Sabtu, 25 Oktober 2008
Hampir Pasti Ke Final
Selangkah Lagi PSCS ke Final
CILACAP-Perjuangan PSCS menuju partai puncak kompetisi Divisi II PSSI 2008 tinggal selangkah lagi. Kesempatan itu didapat setelah Heru Santoso cs menundukkan PSBK 3-0 di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Jumat (24/10). Dua dari tiga gol ’’Laskar Nusakambangan’’ dicetak kakak beradik, Yulia Mardianus Siagian menit kelima dan Welly Siagian menit ke-59. Satu gol lainnya dipersembahkan Tri Apmadi, menit ke-64.Dengan kemenangan dalam pertandingan yang dipimpin wasit Murdono itu, tuan rumah mengambil alih pimpinan klasemen sementara Pul O dari Persikaba Aceh Utara. PSCS yang dilatih trio Agus Riyanto, Dadang dan Triono Aznan itu mengumpulkan nilai enam dari dua kemenangan. Di bawahnya adalah Persikaba (4), Madina Medan jaya (1) dan PSBK (0). Pada laga terakhir, besok, anak-anak Cilacap hanya butuh seri untuk lolos ke final. Lawan yang akan dihadapi adalah Persikaba Aceh Utara. PelanggaranKualitas anak-anak Cilacap satu lapis di atas lawannya, baik kemampuan perorangan maupun kerja sama. Kalah dalam permainan, pemain-pemain Blitar Kota berusaha memancing emosi tuan rumah.Beberapa kali personel PSBK menyikut lawan. Bahkan tindakan itu mengakibatkan striker Iwan HP tak mampu melanjutkan permainan. Wing back Yulia juga terkena, namun tak sampai keluar lapangan. Pelanggaran-pelanggaran yang dibuat lawan tak mengganggu konsentrasi. Hasilnya, tiga gol berhasil mereka buat. Setelah skor 3-0, pada menit ke-60 terjadi pelanggaran oleh pemain tim tamu. Kejadian itu memicu keributan antarpemain. Pertandingan pun terhenti sekitar lima menit. Manajer PSCS Farid Ma’ruf mengaku bersyukur karena pasukannya bisa memenangi laga itu.Usai pertandingan, ketua umum PSCS yang juga Bupati Cilacap H Probo Yulastoro menyerahkan bonus Rp 10 juta. Bonus diterima kapten Heru Santoso. (bd-22/Suara Merdeka)
1. PSCS 2 3 0 0 5-0 6
2. Persikaba 2 1 1 0 2-1 43. Madina Medan Jaya 2 0 1 1 1-3 1
4. PSBK 2 0 0 2 0-4 0
Rabu, 22 Oktober 2008
PSCS Menang
PSCS Buka Peluang ke Final
Pukul Medan Jaya 2-0
Pukul Medan Jaya 2-0
CILACAP-Tuan rumah PSCS Cilacap membuka peluang maju ke babak final Kompetisi Divisi II PSSI 2008, setelah menaklukan PS Madina Medan Jaya 2-0 pada partai perdana Pul O di Stadion Wijayakusuma, kemarin. Gol-gol tim berjuluk Laskar Nusakam-bangan itu dicetak Heru Santoso menit ke-15 dan Eka Wijayanto (22). Kemenangan tersebut membuat tim besutan Agus Riyanto, Dadang dan Triono Aznan itu langsung memimpin klasemen dengan nilai tiga. Laga pembuka ini dipantau Direktur Umum Badan Liga Amatir (BLAI) PSSI, Triyandi Mulkan, dan Sekretaris Umum Pengda PSSI Jateng, Johar Lin Eng. Pertandingan dipimpin wasit Dodi Setia P, dengan asisten Maksum R dan Suherman. Begitu pengadil pertandingan meniup peluit kick off, tuan rumah langsung menyerang. Gempuran itu menghasilkan satu peluang emas sekitar menit ke-15. Di kotak penalti, Iwan HP menerima umpan matang dari Heru Santoso, tetapi bola tembakannya menyamping gawang Yoky Rachmadan.
VariatifSetelah itu, permainan tuan rumah semakin berkembang. Setelah libur panjang, mereka bisa bermain lepas dan serangan lebih variatif. Melalui serangan balik cepat, akhirnya Cilacap berhasil membobol gawang Medan. Gol pertama dicetak Heru Santoso, meneruskan sodoran Dodik Dwi H. Gol kedua tercipta hanya tujuh menit setelah gol pertama. Di dalam kotak penalti, Eka Wijayanto menyundul bola liar yang gagal dihalau pemain belakang PS Madina Medan Jaya. Wasit tak mengeluarkan satu kartu pun. Manajer PSCS Farid Ma’ruf bersyukur karena pada babak pertama timnya bisa mencuri dua gol, sehingga bisa memenangi laga itu. (bd-75).
VariatifSetelah itu, permainan tuan rumah semakin berkembang. Setelah libur panjang, mereka bisa bermain lepas dan serangan lebih variatif. Melalui serangan balik cepat, akhirnya Cilacap berhasil membobol gawang Medan. Gol pertama dicetak Heru Santoso, meneruskan sodoran Dodik Dwi H. Gol kedua tercipta hanya tujuh menit setelah gol pertama. Di dalam kotak penalti, Eka Wijayanto menyundul bola liar yang gagal dihalau pemain belakang PS Madina Medan Jaya. Wasit tak mengeluarkan satu kartu pun. Manajer PSCS Farid Ma’ruf bersyukur karena pada babak pertama timnya bisa mencuri dua gol, sehingga bisa memenangi laga itu. (bd-75).
Putaran IV Divisi II
Atasi PSBK, Persikaba Tempel PSCS
CILACAP-Persikaba Aceh Utara menaklukkan PSBK Blitar Kota 1-0, pada hari kedua kompetisi Divisi II PSSI 2008 putaran IV Pul O di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, kemarin. Hasil tersebut membuat tim besutan Marzuki Daud itu mengoleksi nilai tiga, sama dengan tuan rumah PSCS Cilacap.Gol semata wayang dicetak Fery Komul menit keenam, dengan sundulan menyambut umpan dari sayap kanan. Bola mengarah ke gawang tim berjuluk Laskar Peta itu tanpa bisa dihalau kiper Arif Wahyudi. Sebenarnya wakil Jatim memiliki peluang emas menyamakan kedudukan, karena mendapat hadiah penalti. Wasit Murdono menunjuk titik putih, karena tangan pemain belakang Persikaba menyentuh bola di kotak terlarang menit ke-54. Peluang itu sirna, karena Fandi Wibiyanto yang dipercaya menjadi algojo tak dapat menjalankan tugas dengan baik. Bola tembakannya bisa ditepis kiper Muhtar Ibrahim, sehingga keluar. Pola SamaPartai yang disaksikan 300-an penonton itu kurang menarik, jika dibanding pertandingan hari pertama. Penampilan anak-anak Blitar tak sebagus pada putaran III lalu, karena pemain yang diturunkan sebagian besar lapis kedua. Skuad Persikaba juga tak menyajikan permainan yang enak ditonton. Kedua kesebelasan menggunakan pola yang sama, 3-5-2, dengan mengandalkan umpan-umpan pendek. ’’Pertandingan itu kurang greget, seperti uji coba. Mungkin karena kedua tim terlalu hati-hati,’’ komentar Sekum PSCS, Wasis. (bd-22)
Kamis, 14 Agustus 2008
Metro FC Berpeluang
Metro Ungguli Persikasi
BLITAR- Langkah Metro FC melaju ke babak selanjutnya di Divisi II nasional kian mulus. Sebab di laga keduanya di Stadion Supriyadi Blitar kemarin (13/8), tim asuhan Jonathan tersebut unggul 3-1 atas Persikasi Bekasi. Tiga gol Metro FC masing-masing dicetak Abdul Rokim (16'), Beny Kristian (37'), dan Hilal (71'). Sedang gol Persikasi tercipta di menit-menit akhir memanfaatkan satu kelengahan bek Metro. Dengan kemenangan tersebut, Metro FC telah mengemas empat poin dari dua kali laga. Di laga sebelumnya (11/8), Metro FC ditahan imbang Persijatim 2-2. Raihan Metro FC itu sama dengan Persijatim. Sedangkan tuan rumah PSBK Blitar mengemas tiga poin dan Persikasi berada di urutan buncit karena belum dapat poin. Untuk merebut tiket lolos putaran ketiga, Metro FC masih harus menunggu hasil laga antara PSBK lawan Persijatim yang bakal dilakukan sore nanti. Artinya, jika PSBK behasil unggul atas Persijatim, maka langkah Metro kian ringan. "Kita hanya butuh seri saja saat lawan PSBK di laga terakhir nanti," kata Khoirul Huda, asisten pelatih Metro FC dihubungi kemarin. (abm/Radar Malang)
Minggu, 10 Agustus 2008
Persepam KO
Persikas Menang, PSCS Berpeluang Lolos
BLORA- Kesebelasan Persikas Kabupaten Semarang mengakhiri pertandingannya di Kompetisi Divisi II grup E dengan kemenangan. Tim yang diarsiteki pelatih Roni Susilo itu mengalahkan Persepam Pamekasan dengan skor 2-0 (1-0) di Stadion Kridosono Blora, Minggu (10/7). Hanya kemenangan itu tidak berpengaruh bagi Kristiono cs. Sebab Persikas dipastikan gagal melaju ke pertandingan putaran ketiga. Di pertandingan kemarin, dua gol kemenangan Persikas dicetak striker Triyono melalui titik penalti pada menit ke-10. Satu gol lainnya dibuat Faisol Arif di menit ke-78. Laga yang dipimpin wasit Dodi Setia Purnama itu berlangsung keras. Enam kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan wasit, seluruhnya untuk pemain Persepam. (H18)
BLORA- Kesebelasan Persikas Kabupaten Semarang mengakhiri pertandingannya di Kompetisi Divisi II grup E dengan kemenangan. Tim yang diarsiteki pelatih Roni Susilo itu mengalahkan Persepam Pamekasan dengan skor 2-0 (1-0) di Stadion Kridosono Blora, Minggu (10/7). Hanya kemenangan itu tidak berpengaruh bagi Kristiono cs. Sebab Persikas dipastikan gagal melaju ke pertandingan putaran ketiga. Di pertandingan kemarin, dua gol kemenangan Persikas dicetak striker Triyono melalui titik penalti pada menit ke-10. Satu gol lainnya dibuat Faisol Arif di menit ke-78. Laga yang dipimpin wasit Dodi Setia Purnama itu berlangsung keras. Enam kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan wasit, seluruhnya untuk pemain Persepam. (H18)
Langganan:
Postingan (Atom)